KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar acara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan 2022-2023 pada Senin, 21 April 2026. Momentum bersejarah ini menandai kelulusan 847 mahasiswa dari berbagai program studi yang tersebar di seluruh unit akademik kampus, termasuk Unit Puncak Prestasi yang menunjukkan pencapaian akademik luar biasa.
Acara wisuda berlangsung meriah di Gedung Olahraga Terpadu Universitas Muhammadiyah Kendari dengan protokol kesehatan yang ketat. Ribuan keluarga besar wisudawan memadati venue untuk menyaksikan momen penghargaan tertinggi dalam perjalanan pendidikan tinggi anak-anak mereka. Suasana haru dan bahagia terasa di setiap sudut ruangan, diiringi dengan serangkaian acara yang dirancang untuk memberikan penghormatan kepada para lulusan yang telah menyelesaikan studi mereka.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muh. Ridho Wijaya, M.Sc., mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian generasi muda ini. “Kami bangga melihat 847 mahasiswa telah menyelesaikan perjalanan akademis mereka dengan baik. Khususnya, Unit Puncak Prestasi kami membuktikan komitmen terhadap keunggulan dalam pendidikan dengan hasil-hasil yang sangat memuaskan,” ujar Prof. Ridho dalam pidato pembukaan wisuda.
Unit Puncak Prestasi, yang merupakan divisi khusus Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mahasiswa berprestasi, berhasil menghasilkan 127 lulusan dari total keseluruhan. Sebuah pencapaian yang mengesankan dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,58 dari skala 4,0. Angka ini menempatkan unit tersebut sebagai salah satu penyelenggara akademik dengan standar kelulusan tertinggi di institusi.
“Program peminatan kami di Unit Puncak Prestasi dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi mahasiswa sejak awal. Mereka mendapatkan bimbingan intensif, akses ke fasilitas penelitian modern, dan kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek kolaboratif dengan industri,” jelas Dr. Bambang Suryanto, M.A., Ketua Unit Puncak Prestasi, dalam wawancara khusus dengan media.
Dari 127 lulusan Unit Puncak Prestasi, sebanyak 34 mahasiswa berhasil meraih penghargaan akademik khusus sebagai wisudawan cum laude dengan IPK di atas 3,70. Prestasi ini mencerminkan dedikasi luar biasa dari mahasiswa dalam menjalani program studi mereka yang termasuk Program Studi Teknik Informatika, Manajemen, Akuntansi, dan Pendidikan Agama Islam.
Salah satu wisudawan berprestasi, Fadillah Nur Ramadhan, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dari Unit Puncak Prestasi, meraih IPK tertinggi dengan nilai 3,89. “Perjalanan tiga setengah tahun di Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengubah hidup saya. Dukungan dari dosen-dosen yang luar biasa dan fasilitas yang memadai membuat saya dapat fokus pada pengembangan diri,” ujar Fadillah dengan rasa syukur yang mendalam.
Tidak hanya pencapaian akademik, mahasiswa-mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari juga menunjukkan prestasi di berbagai bidang lainnya. Dalam acara wisuda tersebut, pengakuan diberikan kepada 23 mahasiswa yang telah memenangkan kompetisi tingkat nasional dan internasional. Penghargaan ini mencakup kategori olahraga, seni, inovasi teknologi, dan penelitian ilmiah.
“Universitas kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya sebatas di ruang kelas. Kami mendorong mahasiswa untuk menjadi duta perubahan di masyarakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan pengabdian kepada masyarakat. Lulusan-lulusan kami diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter yang kuat dan empati terhadap sesama,” tambah Prof. Ridho dalam pidatonya.
Ketua Panitia Wisuda, Ir. Siti Nurhayati, M.Eng., menyatakan bahwa persiapan acara wisuda tahun ini melibatkan kolaborasi dari berbagai departemen dan stakeholder. “Kami ingin memastikan bahwa momen wisuda ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi semua wisudawan dan keluarga mereka. Dari persiapan protokol hingga hiburan, semuanya dirancang dengan matang untuk memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Dalam rangkaian acara wisuda, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan sejumlah perusahaan dan institusi pemerintah. Kerjasama ini bertujuan untuk membuka peluang magang dan penempatan kerja bagi para lulusan. Beberapa perusahaan yang hadir antara lain PT. Energi Terbarukan Indonesia, Bank Sulawesi Tenggara, dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kami memahami bahwa lulusan universitas adalah aset berharga bagi industri dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kami terus membangun jaringan dengan berbagai sektor untuk memfasilitasi transisi mahasiswa dari kampus ke dunia kerja,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Hamzah Indra Kusuma, Ph.D., saat menandatangani MoU dengan salah satu mitra korporat.
Selain wisuda reguler, acara tersebut juga menampilkan sesi khusus untuk wisudawan yang telah bekerja dan menyelesaikan program studi sambil bekerja (program eksekutif). Program ini menunjukkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat yang lebih luas, tidak terbatas pada generasi muda langsung dari sekolah menengah.
“Program eksekutif kami telah mencetak 89 lulusan tahun ini. Mereka adalah individu-individu yang telah membuktikan komitmen mereka terhadap pengembangan diri sambil berkontribusi pada ekonomi keluarga dan negara. Kehadiran mereka di kampus kami menunjukkan bahwa pendidikan adalah hak setiap orang, tanpa memandang usia atau latar belakang,” jelas Dr. Bambang Suryanto.
Dampak dari wisuda ini tidak hanya terasa pada tingkat institusional, tetapi juga pada komunitas lokal Kendari dan Sulawesi Tenggara secara luas. Para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah, melalui inovasi dan profesionalisme mereka di berbagai sektor industri dan layanan publik.
Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, yang menghadiri acara wisuda, memuji upaya Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan lulusan berkualitas. “Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan perannya yang signifikan dalam mempersiapkan generasi pemimpin dan profesional yang dibutuhkan oleh Sulawesi Tenggara,” ujar Gubernur Ali Mazi.
Untuk tahun-tahun mendatang, Universitas Muhammadiyah Kendari berencana untuk terus meningkatkan standar akademik dan fasilitas pendidikan. Unit Puncak Prestasi akan memperluas kapasitas penerimaannya dan membuka program studi baru yang lebih relevan dengan kebutuhan industri 4.0.
“Kami telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan laboratorium informatika generasi terbaru, perpustakaan digital, dan fasilitas penelitian yang lebih canggih. Target kami adalah menjadi universitas dengan akreditasi internasional dalam lima tahun ke depan,” papar Prof. Ridho Wijaya dalam kesempatan yang sama.
Acara wisuda Universitas Muhammadiyah Kendari yang berlangsung pada 21 April 2026 ini juga menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan pendukung, termasuk pameran hasil penelitian mahasiswa, demo inovasi teknologi, dan forum diskusi tentang tantangan-tantangan yang dihadapi lulusan dalam memasuki dunia kerja modern.
Para wisudawan yang hadir tampak penuh semangat dan optimisme menghadapi tantangan masa depan. Banyak di antara mereka yang telah mendapatkan penawaran kerja bahkan sebelum wisuda dilaksanakan, berkat rekam jejak akademik yang baik dan keterlibatan aktif dalam kegiatan organisasi dan penelitian.
Penutup acara wisuda dimeriahkan dengan upacara tarik bendera khas Universitas Muhammadiyah dan penglepasan 847 wisudawan secara simbolis oleh pemimpin-pemimpin institusi. Momen ini menandai berakhirnya fase persiapan dalam pendidikan formal mereka dan dimulainya babak baru sebagai profesional muda yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan dirinya sebagai institusi pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas tinggi, khususnya melalui Unit Puncak Prestasi. Dengan terus berinovasi dan meningkatkan standar, universitas ini siap menjadi motor penggerak pendidikan tinggi berkualitas di kawasan Sulawesi Tenggara.
(Sumber: Humas Universitas Muhammadiyah Kendari, 21 April 2026)